Perintah Menutup Aurat
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama : Tegar Putra Arrasyid
Nama : Tegar Putra Arrasyid
Kali ini saya akan membahas tentang "Perintah Menutup Aurat"
Dimana sebelumnya saya akan bahas terlebih dahulu apa sih itu Aurat?hmm..tapi bukan itu saja loh teman-teman,maka dari itu ayo di simak!
1. Pengertian Menutup Aurat
Menurut bahasa, aurat berarti malu, aib, dan buruk. Kata aurat berasal dari kata awira yang artinya hilang perasaa. Menurut istilah dalam hukum, aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah Swt.
Mungkin kalian sudah tahu menutup aurat itu merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim,menutup aurat tidak harus menunggu siap atau tidaknya,mau atau tidaknya,maupun benar atau tidaknya,jadi jauhkanlah alasan- alasan seperti itu ya teman-teman.
Tentu saja sebagai seorang muslim/muslimah kita harus tahu serta paham tentang batas-batas aurat baik laki-laki maupun perempuan,agar kita selalu dalam perlindungan-Nya.
Tentu saja sebagai seorang muslim/muslimah kita harus tahu serta paham tentang batas-batas aurat baik laki-laki maupun perempuan,agar kita selalu dalam perlindungan-Nya.
Baiklah kita akan lanjut ke pembahasan selanjutnya.
2. Batas-batasan Menutup Aurat
Aurat Perempuan
1. Dengan mahram lelaki, auratnya di antara pusat dengan lutut.
2. Dengan lelaki bukan mahram, auratnya seluruh tubuh, kecuali muka dan dua pergelangan tangan.
3. Dengan lelaki bukan Islam, auratnya seluruh tubuh, kecuali muka dan dua pergelangan tangan.
Batas menutup aurat bukan hanyak untuk perempuan saja loh teman-teman, melainkan laki laki juga ada batas menutup aurat, seperti berikut ini :
Aurat Laki-laki
1. Dengan perempuan mahram, auratnya di antara pusat dengan lutut.
2. Dengan perempuan bukan mahram, auratnya di antara pusat dengan lutut.
3. Dengan perempuan bukan Islam, auratnya di antara pusat dengan lutut.
Bisa kalian lihat gambar berikut.
Nah itu lah batasan-batasan aurat pada perempuan dan laki-laki sebagaimana sudah diperintahkan di dalam Al-Quran serta Haditsnya.
3. Hadits Perintah Menutup Aurat
Berikut adalah hadits Perintah Menutup Aurat :
«قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»
Artinya :
"Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya)." (HR Abu Dawud)
Ayat-ayat Al-Qur'an tentang Perintah Berbusana Muslim/Muslimah.
1. Q.S al-Ahzab/33:59
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya :
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutup jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Swt. Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Kandungan Al-Qur'an Surat Al-Ahzab Ayat 59
Dalam ayat ini, Rasulullah Saw. diperintahkan untuk menyampaikan kepada para istrinya dan juga sekalian wanita mukminah termasuk anak-anak perempuan beliau untuk memanjangkan jilbab mereka dengan maksud agar dikenali dan membedakan dengan perempuan non mukminah. Hikmah lain adalah agar mereka tidak diganggu. Karena dengan mengenakan jilbab, orang lain mengetahui bahwa dia adalah seorang mukminah yang baik.
«قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»
Artinya :
"Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya)." (HR Abu Dawud)
Ayat-ayat Al-Qur'an tentang Perintah Berbusana Muslim/Muslimah.
1. Q.S al-Ahzab/33:59
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya :
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutup jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Swt. Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Kandungan Al-Qur'an Surat Al-Ahzab Ayat 59
Dalam ayat ini, Rasulullah Saw. diperintahkan untuk menyampaikan kepada para istrinya dan juga sekalian wanita mukminah termasuk anak-anak perempuan beliau untuk memanjangkan jilbab mereka dengan maksud agar dikenali dan membedakan dengan perempuan non mukminah. Hikmah lain adalah agar mereka tidak diganggu. Karena dengan mengenakan jilbab, orang lain mengetahui bahwa dia adalah seorang mukminah yang baik.
Maka dari itu teman-teman janganlah keluar rumah dengan menampilkan aurat maupun itu satu helai rambut saja. Satu helai rambut dilihat oleh lelaki yang bukan mahram, adalah satu langkah ayahnya menuju neraka. Audzubillahi min dzalik..Kalian pasti gak ingin seperti itu kan?
Nah! Sekarang kita semua sudah tau bahwa menutup aurat itu penting bagi semua umat islam baik laki-laki maupun perempuan.Kuyy mulai dari sekarang kita memperbaiki diri kita dengan menutup aurat,hm...bagaimana ya caranya?Jadi caranya yaitu dengan berpakaian muslim agar lebih indah untuk dipandang dan jauh dari dosa.
Cukup sekian informasi mengenai perintah menjaga aurat,kurang lebihnya mohon di maafkan dan semoga kita semua kelak akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,aminn.
Semoga blog yang saya buat ini bisa memotivasi
serta menambah wawasan kita semua,amin..
Terimakasih atas perhatiannya!
Wassalamu'alaikum.wr.wb



Asiap santuy, kata alan geh
BalasHapus